Share

Cetak Kartu Barcode: Mengenal Fungsi dan Jenisnya

Cetak Kartu Barcode: Mengenal Fungsi dan Jenisnya – Barcode merupakan sebuah kode yang membentuk barisan dengan garis hitam dan ketebalan yang berbeda-beda. Susunan garis yang ada pada setiap barcode tentu berbeda-beda. Fungsi dari penggunaan barcode adalah untuk membaca data yang sudah disimpan secara digital di komputer. Proses pembuatan kode tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena terdapat aturan khusus agar kode tersebut dapat diakses. Saat ini sudah banyak percetakan yang menerima jasa cetak kartu barcode untuk berbagai keperluan. Berikut ini akan dijelaskan tentang fungsi dan juga berbagai jenis barcode yang perlu Anda ketahui.

Fungsi Kartu Barcode

Fungsi utama sebuah kartu barcode yaitu untuk membaca atau menginput data member dari suatu perusahaan atau lembaga lainnya. Saat ini hampir semua kartu sudah menggunakan barcode untuk memudahkan proses pembacaan data. Selain itu, kartu barcode ini juga menjadi pembeda untuk anggota atau member dan non-member.

Teknologi barcode membuat petugas administrasi tidak perlu mengetik nomor anggota melalui komputer. Hal ini karena kartu barcode hanya perlu diletakkan pada mesin scanning dan nomor member sudah otomatis muncul. Melihatnya fungsinya yang sangat krusial, tentu tidak heran jika jasa cetak kartu barcode semakin dibutuhkan sekarang ini. Apalagi di era digital yang menuntut semua aktivitas lebih efektif dan efisien.

Jenis Kartu Barcode

Biasanya jasa cetak kartu barcode menerima pengerjaan berbagai jenis kartu barcode. Berikut ini adalah berbagai jenis barcode yang dapat Anda ketahui.

  • Code 39 merupakan salah satu jenis barcode yang terdiri dari kombinasi huruf dan angka. Namun, beberapa barcode hanya menggunakan angka saja. Panjang baris pada sebuah barcode juga relatif dan bervariasi. Biasanya jenis code 39 banyak ditemukan pada ID card mahasiswa, pelajar, hingga karyawan.
  • Interleave 2 of 5 merupakan barcode yang hanya terdiri dari angka dan sering digunakan untuk keperluan laboratorium maupun dunia industri, seperti pabrik.
  • Code 128 merupakan barcode yang terdiri dari kombinasi huruf dan angka serta digunakan untuk keperluan pengiriman barang yang dilakukan oleh jasa ekspedisi di Indonesia. Jenis kartu barcode ini lebih dikenal dengan sebutan nomor resi.
  • Universal Product Code merupakan barcode yang paling sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam dunia ritel. Barcode ini hanya terdiri dari kumpulan angka dan dapat dilihat pada bagian belakang produk.
  • Codabar merupakan barcode terdiri dari kombinasi huruf, angka, dan juga berbagai simbol tertentu, seperti simbol negatif, positif, dan juga garis miring.

Dari keseluruhan jenis barcode tersebut, yang paling sering dikerjakan oleh jasa cetak kartu barcode adalah jenis code 39. Hal ini karena jenis barcode tersebut lebih fleksibel digunakan untuk segala keperluan dan tidak terbatas pada perusahaan atau lembaga tertentu.

Open chat